by

Tips Trik Sukses Jadi YouTuber (Channel Diurus Sendirian)

TASIKMALAYA, LANGSUNG VIRAL DOT COM – Yang mau mewujudkan cita-cita Bekerja dari Rumah (Work from Home), sepertinya menjadi YouTuber bisa menjadi pilihan yang bijaksana.

Banyak orang yang tertarik dan tergiur dengan pendapatan para youtuber sukses. Lalu mereka berbondong-bondong bikin channel youtube dan menjadi youtuber. Tapi?

Tapi kebanyakan pada berhenti, mundur dengan teratur, nyerah karena pada kenyataannya jadi youtuber sukses itu tidak semudah dengan apa yang mereka lihat di ending hasil seperti para youtuber, sehingga kebanyakan pada mundur dengan teratur dan menghilang.

Nah, di post ini saya ingin menyemangai teman-teman pemula semuanya, termasuk saya sih, saya juga youtuber, pengelola channel Salira TV.

Oke, jika ingin sukses jadi youtuber kaya kang Atta Halilintar dan kaya om deddy, Ini tips-tips nya om, mari kita praktik kan :

  • Isi channel hanya satu tema saja (sesuai hobby atau sesuai pekerjaan om). Jangan gado-gado kaya channel Berita Mainstream, atau jangan kaya Salira TV (channel gado-gado). Cape mengurusnya, harus dikelola oleh banyak Sumber Daya Manusia, tidak bisa sendirian jika mengurus channel berita gado-gado. Cape.
  • Tentukan secara jelas dan tegas, setiap kapan akan upload videonya. Harus teratur dan kosisten, jangan mangkir dan tidak tepat janji (kecuaali jika ada halangan misalnya sedang ada rapat di luar. Oke, jadi misalnya upload videonya tiap malam minggu jam 8 malam (selain jam itu jangan upload video).
  • Jangan terlalu pusing memikirkan hal editing video. Abaikan saja dulu hal itu. Video mentah asli dari hp tanpa di edit pun, bagus koq. Tenang saja, ketika ada yang re-upload video om, maka tenang saja, nanti juga ada pemberitahuan ke email om. Om tinggal pilih, mau memaafkan dia atau mau mengajukan ngasih hukuman ke dia (orang yang telah lakukan re-upload konten video om tersebut).
  • JADI dibawa slow saja, tapi dengan pasti yakin dan ter-arah. Intinya sekali lagi, Jangan bikin / membuat channel gado-gado, mending fokus ke satu Tema saja. Contoh channel gado-gado misalnya seperti Salira TV atau Channel Berita dari Perusahaan Pers / Media Nasioanal.

Kesimpulan :
Aslinya, mengelola channel gado-gado itu Cape om, harus dikelola oleh banyak SDM, harus banyak keluar uang.

Demikian.

Pipih Pirmansyah
Mahasiswa Ilmu Komunikasi
UT – Universitas Terbuka Bandung
2021.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel terkait lainnya